Basa Sunda

29 07 2009

Di sini saya ingin berbagi pemikiran tentang Bahasa Sunda, bahasa daerah yang digunakan di tempat saya dibesarkan. Bahasa Sunda adalah bahasa daerah yang di pakai di pulau Jawa bagian Barat. Bahasa ini masih aktif digunakan oleh masyarakat di sana. Tetapi seperti bahasa-bahasa daerah dimanapun, keberadaan bahasa ini semakin tergeser oleh bahasa Nasional (Bahasa Indonesia) dan bahasa asing lainnya. Bukan bermaksud menyalahkan bahasa Nasional ataupun bahasa asing, saya berpendapat bahwa bahasa daerah juga perlu dilestarikan, dan juga dipakai dengan baik di dalam masyarakatnya. Saya ingat sewaktu saya masih di Sekolah Dasar, saya belajar Bahasa Sunda di sekolah. Saya bukan pemakai aktif dan benar, saya adalah pemakai bahasa Sunda yang “kasar”. Tetapi saya cukup tertarik dengan bahasa ini. 

To be cont..





Pemandian Tjihampelas

8 07 2009

Kalau yang di Bandung, dan sering lewat jalan Cihampelas, pasti sering lihat ada papan nama Pemandian Tjihampelas..

Kebetulan tadi saya ke sana..

Sewaktu di sana, banyak anak kecil bermain layangan di atas bekas dasar kolam renang.
Beberapa di antara mereka meneriaki saya, bilang, “udah gak ada lagi kolamnya!”.
Kata mereka sih, mereka sempat berenang di sana dan suka..
Jadi teringat sewaktu seumur mereka, dulu juga sering “mandi” di sana.. (lom bisa berenang)
Tempat Pemandian Tjihampelas kalau tidak salah (benar) di Bandung paling murah, asyik.. Airnya dingin, jernih, kadang-kadang bau kaporit :P
Tapi waktu saya kecil, saa ingat perawatannya memang sudah tidak maksimal, bangku2 kayu rapuh, tribun juga.. untung alat2 fitnesnya masih jalan.. sebagian besar..
O ya, waktu ke sana itu, oom neptunus masih duduk di atas tahtanya, air dari kendinya masih ngocor, bersih, jernih dan dingin.
Duduk megah di antara puing-puing. Sedih banget liatnya. Sekarang tidak tahu bagaimana.

Sewaktu di sana, banyak anak kecil bermain layangan di atas bekas dasar kolam renang.

Beberapa di antara mereka meneriaki saya, bilang, “udah gak ada lagi kolamnya!”.

Kata mereka sih, mereka sempat berenang di sana dan suka..

Jadi teringat sewaktu seumur mereka, dulu juga sering “mandi” di sana.. (lom bisa berenang)

Tempat Pemandian Tjihampelas kalau tidak salah (benar) di Bandung paling murah, asyik.. Airnya dingin, jernih, kadang-kadang bau kaporit :P

Tapi waktu saya kecil, saa ingat perawatannya memang sudah tidak maksimal, bangku2 kayu rapuh, tribun juga.. untung alat2 fitnesnya masih jalan.. sebagian besar..

O ya, waktu ke sana itu, oom neptunus masih duduk di atas tahtanya, air dari kendinya masih ngocor, bersih, jernih dan dingin.

Duduk megah di antara puing-puing. Sedih banget liatnya. Sekarang tidak tahu bagaimana.

Ntar kalo sempet, aku edit lagi tulisannya.. :P





Resah

19 03 2009

Suatu petang, saya duduk di meja kerja saya, sambil menonton sebuah klip wawancara Donnie Yen tentang Ip Man. Menontonnya untuk refreshing, barangkali dapat menemukan rangkaian kata-kata motivasi, atau rangkaian filosofi yang dapat membantu saya membuat deskripsi sebuah ruang arsitektur untuk kegiatan beladiri. Read the rest of this entry »





What is “Minority”? (Quoting “Therapy”)

17 03 2009

Minoritas.. Dulu saya pernah membaca, “mayoritas yang baik dapat bertoleransi, dan minoritas yang berani dapat memperjuangkan dirinya.” Cukup memberi muka terhadap sang mayoritas, dan memberi semangat kepada minoritas, walaupun tetap masih ada kesan konflik.

Tetapi, artikel di bawah ini membahas lebih jauh eksistensi sebuah kata minoritas. Dan hubungannya dengan ke”minoritas”an Tionghoa pada khususnya di Indonesia. Menarik untuk dibaca. Saya juga masih mau membaca ulang lagi, karena belum begitu paham.. he he he..

Therapy (oleh Mr Yap Thiam Hien, Star Weekly 21 Mei 1960) Read the rest of this entry »





OOT: Jaminan Kesehatan (Fisik? Mental?)

25 02 2009

Mau cuap-cuap lagi..
Seperti kemarin, saya hari ini sangat terlambat berangkat ke kampus. Saya duduk-duduk menonton hal tidak perlu di televisi. Siang tadi, ada acara tentang asuransi kesehatan untuk warga miskin (Askeskin). Diceritakan ada seorang warga yang membawa adiknya masuk ke rumah sakit, dengan askeskin. Apa yang dia dapat? Pihak RS mengatakan bahwa RS telah penuh. Suatu saat dia datang lagi tanpa menunjukan Askeskin-nya. Langsung dilayani, setelah masuk ke dalam kamar baru dia menunjukkan Askeskin-nya. Diskriminatif..
Dan, astaga sudah lewat tengah hari, saya harus ke kampus! Lalu saya menaiki sepeda, dan mengayuhnya ke kampus. Di kampus tidak terjadi apa yang saya harapkan.. Lalu sore tiba.. Saya butuh sekali ruang untuk menenangkan diri.. Saya kayuh sepeda saya dan saya berhenti di tepi taman depan kampus. Saya duduk di sana, menikmati awan gelap yang sangat pekat sedang terburu menutup langit biru nan cerah, dan burung koak yang terbang antar satu pohon ke pohon berikutnya.
Seseorang datang, memakai jaket dan menggendong sebuah tas. Lalu duduk juga di pembatas taman dan jalan dan memulai pembicaraan, “Dek, itu burung apa namanya?” Saya mendekat untuk mendengar lebih jelas apa yang dia tanyakan. Read the rest of this entry »





Kata Serapan dari Bahasa Sansekerta

16 02 2009

Dalam pelajaran Sejarah mulai dari tingkat Sekolah Dasar, saya mempelajari bahwa Bahasa Sansekerta dipakai di Nusantara di masa lampau. Bahasa ini dipakai mula-mula di salah satu peradaban tertua, peradaban Sungai Indus, dan menyebar ke hampir seluruh dunia besamaan meyebarnya kepercayaan Hindu. Salah satu tempat menyebarnya kepecayaan Hindu adalah daerah Asia Tenggara. Kerajaan Sriwijaya, dari namanya pun sudah memakai Bahasa Sansekerta. Sampai di masa kerajaan-kerajaan Islam, Bahasa Sanseketa masih dipakai, contohnya adalah nama-nama raja Jawa.

Saya tidak tahu apakah penggunaan Bahasa Sansekerta ini sudah punah atau belum, tetapi bahasa ini berkembang menjadi Bahasa India. Bahasa ini juga sangat memperkaya kata-kata di dalam Bahasa Indonesia, bahkan ternyata bahasa-bahasa di Eropa juga banyak menyerap kata-kata Bahasa Sansekerta.

Contoh dalam bahasa Indonesia sehari-hari adalah kata “aneka”. Dan dalam bahasa di Eropa, beberapa yang saya temukan adalah “tri” yang dalam bahasa Inggris menjadi “three”, Bahasa Jerman, “drei”. Kata “naama” yang menjadi “name” (Inggris), “Namen” (Jerman). Kata “path.h”, yang berarti jalan, menjadi “path” (Inggris). Atau “bhraataa” yang menjadi ” brother” (Inggris). Dari sini saya melihat sedari masa lalu dunia itu saling berhubungan. Read the rest of this entry »





Sepuluh Ciri Pemikir Positif

28 01 2009

Dulu sewaktu baru saja mengenal internet, e-mail, dan mailing-list, saya mendapat banyak e-mail terusan yang isinya bermacam-macam. Beberapa saat lalu sewaktu saya mengalami kejenuhan yang amat sangat, saya mencoba mengobrak-abrik data-data di komputer saya, dan menemukan sebuah tulisan karya Hannie k. Wardhanie, yang berjudul “10 Ciri Orang yang Berpikir Positif “. Isinya membuat saya berpikir kembali, bahwa saya ternyata jarang sekali berpikiran positif. Berikut saya kutip, dengan menyederhanakan bahasanya:

10 Ciri Pemikir Positif Read the rest of this entry »





gagal

12 01 2009

gagal itu diijinkan
tapi kalau terus-terusan terjadi, berarti ada yang salah Read the rest of this entry »





useless

6 01 2009

very useless
i feel i was wasting too much chance
desperation is not the answer Read the rest of this entry »





Identitas Budaya

24 12 2008

Seperti yang saya tulis di halaman biografi, saya terlahir sebagai Tionghoa di Indonesia. Saat itu, Tionghoa Indonesia tidak dapat berekspresi sesuai dengan budayanya sendiri. Sehingga banyak Tionghoa generasi saya tidak mengerti dan tahu dengan budayanya sendiri.

Sekarang, budaya Tionghoa dapat diekspresikan kembali sejajar dengan budaya-budaya etnis lain di Indonesia. Banyak muda-mudi yang mulai mencari kembali identitas budayanya. Salah satunya saya. Yeah.. Adalah suatu kebanggaan bagi saya terlahir sebagai Tionghoa, seperti seorang teman saya bangga sebagai orang Batak. Apa salahnya menjadi seorang Tionghoa di Indonesia? Sejarah nusantara banyak sekali berhubungan dengan Tionghoa, termasuk juga budaya dan bahasa di nusantara ini. Siapa yang tidak tahu apa itu teko (茶壺) atau loteng (樓頂)? Atau makanan kuaci (瓜籽), tahu (豆腐), atau kecap (茄汁 atau 鮭汁)? Read the rest of this entry »